Rabu, 15 April 2015

Tugas E-learning  BK Pendidikan Dasar

Review Kuliah Umum Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar
Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di sekolah dasar masih jarang dilakukan dan hanya beberapa sekolah tertentu yang memiliki kegiatan bimbingan dan konseling yang secara khusus dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling. Biasanya di sekolah dasar pelaksanaan bimbingan dan konseling dilaksanakan oleh guru kelas,jadi setiap kelas mempunyai satu guru kelas yang bertanggung jawab terhadap siswa satu kelas yang diampunya. Sekaligus guru kelas juga bertanggung jawab memberikan mata pelajaran kepada siswa.  Pelaksanaan bimingan dan konseling di sekolah dasar sama dengan pelaksanaan di sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) hanya saja jenis pelayanan bimbingan dan konseling yang diberikan kepada siswa sesuai dengan tugas perkembangan siswa sekolah dasar . Dimana tugas perkembangan siswa sekolah dasar ialah:
•      Memiliki kebiasaan dan sikap dalam beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
•      Mengembangkan ketrampilan dasar dalam membaca, menulis, dan berhitung.
•      Mengembangkan konsep-konsep yang perlu dalam kehidupan sehari-hari.
•      Belajar bergaul dan bekerja dengan kelompok sebaya.
•      Belajar menjadi pribadi yang mandiri
•      Mempelajari ketrampilan fisik sederhana  yang diperlukan baik untuk permainan maupun kehidupan.
•      Mengembangkan kata hati, moral dan nilai-nilai sebagai pedoman perilaku.
•      Membina hidup sehat, untuk diri sendiri, dan lingkungan serta keindahan.
•      Belajar memahami diri sendiri dan orang lain sesuai dengan jenis kelaminnya dan menjalankan peran tanpa membedakan jenis kelamin.
•      Mengembangkan sikap terhadap kelompok, lembaga sosial, serta tanah air bangsa dan Negara. Mengembangkan pemahaman dan sikap awal untuk perencanaan masa depan.

Pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dasar  memiliki tujuan  untuk membantu memandirikan peserta didik dan mengembangkan potensi-potensi yang mereka miliki agar berkembang secara optimal. Karena pada usia sekolah dasar adalah usia tumbuh dan berkembangnya anak jadi dapat membimbing siswa agar dapat berkembang secara optimal dan jika terjadi kesalahan dalam tugas perkembangannya dapat diketahui sedini mungkin sehingga dapat segera ditangani. Pada usia sekolah dasar para siswa maish mudah untuk dibimbimbing dibandingkan dengan usia SMP atau SMA sehingga dapat dibentuk menjadi individu yang lebih baik untuk masa depan.  Namun pada awalnya bimbingan dan konseling di sekolah dasar  hanya diberikan pada peserta didik yang menunjukkan gejala penyimpangan dari laju perkembangan yang normal, dan pelayanan bimbingan dan konseling tersedia untuk semua peserta didik, agar proses perkembangannya berjalan lebih lancar. Namun pelaksanaan bimbingan dan konseling yang sesungguhnya dilakukan untuk membimbing semua siswa agar menjadi individu yang lebih baik lagi bukan hanya untuk membantu menyelesaikan permasalahan siswa yang bermasalah.

Pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dasar terdapat 4 bidang pelayanan   yaitu:
ü  Pribadi : Pelayanan yang diberikan untuk bidang pribadi seperti kesehatan dan ekonomi
ü  Sosial   : Pelayanan yang diberikan untuk bidang social seperti komunikasi dengan teman kelas
ü  Belajar : Pelayanan yang diberikan untuk bidang belajar seperti kesulitan belajar pada siswa
ü  Karir    : Pelayanan yang diberikan untuk bidang karir seperti cita-cita dan hobi yang dimiliki siswa
Pada bidang layanan yang diberikan pada sekolah dasar sama seperti yang dilaksanakan pada siswa SMP dan SMA yang membedakan adalah fungsi pelayanan, dimana fungsi pelayanan di sekolah dasar terdapat fungsi pelayanan Advokasi.

Jenis Pelayanan yang diberikan pada siswa sekolah dasar ialah:
ü Orientasi
ü Informas,
ü Penempatan dan Penyaluran
ü Penguasaan Konten
ü Konseling perorangan
ü Bimbingan Kelompok
ü Konseling Kelompok
ü Konsultasi
ü Mediasi
Dan pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dasar didukung dengan kegiatan pendukung seperti: Aplikasi Instrumentasi, Himpunan Data, Konferensi Kasus, Kunjungan Rumah, Tampilan Perpustakaan, Alih Tangan Kasus.

Pemasalahan yang sering terjadi pada siswa sekolah dasar biasanya masalah adaptasi dengan sekolah yang baru karena mereka baru saja melewati di masa taman kanak-kanak jadi masih terbawa denga perilaku di taman kanak-kanak seperti penyesuaian diri awal masuk sekolah,  tidak mau makan, membrontak di kelas, suka memukul, berkelahi dan suka berbohong.


Pelayanan bimbingan dan konseling yang diberikan pada siswa sekolah dasar harus dibuat semenarik mungkin dan harus bisa membuat siswa nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Guru bimbingan dan konseling juga harus lebih kreatif dan sabar karena apada usia sekolah dasar anak belum mampu berpikir apa masalah yang mereka hadapi sehingga gurulah yang harus lebih teliti dengan perubahan tingkah laku anak. Dan dibuat kerjasama yang kuat dengan wali murid agar mudah dalam pemberian informasi tentang perilaku dan perkembangan pada anak. 
Pelayanan Bimbingan dan Konseling yang menarik bagi siswa Sekolah Dasar dengan memberikan beberapa cara sebagai berikut:
1. Bermain sambil belajar
 Anak-anak diberikan pelayanan konseling dengan menggunakan permainan di kelas seperti dibentuk kelompok yang terdiri dari beberapa orang dan salah satu ditunjuk sebagai ketua lalu saling tanya jawab.
2. Menggunakan Media
Pemberian pelayanan juga dapat diberikan dengan menggunakan media seperti power point dan dibuat menarik dengan mengisi dengan gambar-gambar dengan begitu anak lebih mudah memahami.
3.  Menggunakan alat bermain
Agar lebih dekat dengan anak yang mempunyai kebutuhan khusus pendekatan dapat dikalukan dengan memberikan beberapa alat bermain agar anak merasa nyaman dan mudah bercerita.

Sumber Referensi : Erlin Setyani, S.Pd Pada Kuliah Umum BK Pendidikan Dasar

1 komentar:

  1. 1. Tulis sumber referensi
    2. Berikan penjelasan lebih dalam tentang pelayanan seperti apa yang menarik untuk siswa SD

    BalasHapus